Alaku
12 Jul 2023 22:31 - 3 menit membaca

daya-tarik-desa-wisata-batubulan-bali-yang-harus-dikunjungi-turis-lokal-dan-internasional/

Bagikan

Desa Wisata Batubulan di Bali adalah sebuah destinasi wisata yang menarik perhatian para pengunjung yang datang ke pulau ini. Terletak di perbatasan Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar, desa ini merupakan pusat seni tari, patung, dan ukiran yang terkenal di Bali.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi sejarah desa ini, lokasinya yang strategis, serta berbagai daya tarik yang ditawarkannya kepada para pengunjung. Desa Wisata Batubulan adalah tempat yang sempurna untuk menjelajahi kekayaan budaya Bali, menikmati pertunjukan tari yang memukau, dan membeli karya seni unik sebagai kenang-kenangan. Mari kita selami pesona Desa Wisata Batubulan yang menarik ini.

Desa Wisata Batubulan di Bali adalah salah satu tujuan wisata yang tak boleh terlewatkan bagi para pengunjung yang datang ke pulau ini. Terletak di perbatasan Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar, desa ini menawarkan lokasi strategis sebagai pusat seni tari, patung, dan ukiran.

Desa Batubulan memiliki sejarah yang menarik. Pada awalnya, wilayah ini adalah hutan belantara yang terletak di timur Kerajaan Badung. Pada abad ke-17, Dewa Agung Kalesan, anak angkat Raja Badung, diberikan wilayah tersebut untuk dijadikan istana. Dewa Agung Kalesan kemudian memberi nama wilayah itu “Batubulan” setelah menemukan sebuah batu yang bercahaya di dalam hutan. Batu bercahaya tersebut hingga kini masih disimpan di Merajan Agung Batubulan.

Desa Batubulan terletak di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Jaraknya hanya sekitar 11 kilometer dari pusat Kota Denpasar dan sekitar 25 kilometer dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Desa ini memiliki luas sekitar 6.422 kilometer persegi dan terdiri dari tiga desa adat.

Salah satu daya tarik utama Desa Batubulan adalah pertunjukan tari. Beberapa banjar di desa ini menyajikan tarian khas Bali, seperti Tari Barong dan Keris, Legong, dan Tari Kecak. Pertunjukan Tari Barong dan Keris dapat disaksikan setiap hari pada pukul 09.30-10.30 Wita, sementara Tari Kecak dapat dinikmati pada malam hari mulai pukul 18.00-19.00 Wita.

Desa Batubulan juga terkenal dengan seni patung dan ukiran. Anda dapat melihat banyak patung yang dipajang di tepi jalan, terbuat dari batu paras putih dengan berbagai ukuran dan bentuk. Para seniman di desa ini tidak hanya menjual patung dan ukiran, tetapi juga menunjukkan proses pembuatan kepada pengunjung.

Selain itu, di Desa Batubulan terdapat tradisi bela diri tradisional yang dikenal dengan sebutan Mepantigan. Tradisi ini melibatkan pertarungan di atas kubangan lumpur dan merupakan wujud pengabdian masyarakat kepada Dewi Sri, dewi kemakmuran.

 

Bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner lokal, Desa Batubulan memiliki Pasar Senggol Batubulan yang terkenal. Pasar ini menjual berbagai jenis makanan khas Bali dan makanan populer lainnya yang bisa dinikmati oleh semua kalangan.

 

Dengan sejarah yang kaya, lokasi yang strategis, dan berbagai daya tariknya, Desa Wisata Batubulan merupakan destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi di Bali. Jika Anda ingin mengenal lebih dalam tentang kebudayaan Bali, menikmati pertunjukan tari yang memukau, atau mendapatkan patung dan ukiran unik, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Desa Wisata Batubulan saat berada di Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- - Kisah Pria yang Mengalami Kolaps Paru-paru dan Nyaris Meninggal karena Menggunakan Vape